Rabu, 14 Desember 2011

Istri Kanit Reserse Tidur Tanpa Celana Dalam, Kemudian Difoto Pelaku

Jakarta - Istri Kanit Reserse, EK (44), dalam laporannya ke Polres Depok sempat mengaku difoto oleh pelaku saat mengalami pelecehan seksual. Rupanya di malam kejadian itu, kebetulan EK tak menggunakan celana dalam.

"Keterangannya, waktu tidur, korban dalam keadaan nggak pakai celana dalam. Bolak-balik difoto," kata Kapolres Depok, Kombes Pol Mulyadi, dalam jumpa pers di Polres Depok, Depok, Jawa Barat, Selasa (13/12/2011).

Mulyadi mengatakan saat pelaku mendatangi rumah korban, EK tengah tidur dalam posisi telungkup. Tiba-tiba pelaku datang dan menyergap EK. Mata dan mulut EK dilakban dan tangannya diikat. Pelaku lalu membalikkan tubuh EK dan melakukan pelecehan seksual.

"Kaki korban dibuka dan difoto berulang kali. Korban tahu karena ada suara jepretan kamera dan cahaya kamera," jelasnya.

Pelaku lalu melakukan oral ke bagian alat vital korban. Setelah itu, pelaku kembali memfoto alat vital korban.

"Korban sempat berusaha merapatkan kakinya. Tapi dibuka paksa pelaku. Lalu dioral dan bolak balik difoto," ungkap Mulyadi

Mega Yakin Satpam Tahu 'Suster Ngesot' Itu Manusia


Bandung - Mega Tri Pratiwi (20) tak menerima jika tendangan Satpam Sunarya pada dirinya hanyalah refleks. Ia yakin satpam itu tahu jika 'suster ngesot' yang ada di hadapannya adalah manusia.

Hal itu ia tegaskan dalam blognya www.megavandjabir.blogspot.com yang menceritakan kronologi insiden 'suster ngesot' di Apartemen Galeri Ciumbuleuit Bandung.

"Di sini semua terungkap ketika teman saya mendengar satpam berbicara seperti ini di dalam lift sebelum menendang saya, 'Sini saya saja, ini sudah kejadian yang ke dua kali'," ucap Mega dalam tulisannya.

"Satpam tersebut tahu bahwa yang menjadi sosok “suster ngesot” tersebut ialah manusia," tambah Mega.

Kemudian, Mega pun mempertanyakan tendangan Sunarya yang menyebabkan pelipis kirinya lebam dan satu gigi bawahnya patah. Mega berkata,"Refleks kah hal tersebut?"

Tak terima dengan tindakan satpam, orangtua Mega melaporkan kasus dugaan penganiayaan ini ke Polrestabes Bandung. Lima orang saksi telah diperiksa. Jumat ini, Satpam Sunarya giliran yang akan diperiksa polisi.

Sementara itu manajemen apartemen akan melakukan bantuan hukum pada Sunarya. Manajemen meyakini karyawannya tidak salah seperti yang terlihat dalam rekaman cctv. Sunarya hanya menjalankan tugas sebagai keamanan.